Tuesday, September 21, 2010

Tempat Sejuta Rasa

Tempat ini
Tempat sejuta rasa
Dimulai dari yang ada
Tiada lalu 'kan ada lagi

Dimulai dari yang ada
Keingintahuan yang menggelitik dada
Kekhawatiran akan kehidupan lain yang baru
Sudah waktunya membuka diri sendiri

Saat ikatan terjalin
Terburu-buru akan kewajiban yang pasti
Kemalasan menunggu hingga akhir masa
Ikatan sederhana hidup namun berakhir sesat

Penguasa pun menuntut hidup
Memandang satu tujuan untuk satu waktu
Ketenangan sementara memeluk rasa
Panik menerjang setelah kepercayaan diri tiada

Setelah penguasa tenung
Kembali pada ketidakpastian yang hadir
Raja-ratu kembali berani
Merenggut ketenangan yang mungkin hanya sekali

Di akhir waktu
Penguasa kembali meminta upeti
Kepasrahan akan sesuatu yang harus terjadi
Diterima lewat takkan pernah kembali

Sesuatu ada berakhir tak ada?
Entah naik mendekat singgasana
Atau diam tangis menanti nasib
Masa depan telah tampak atau kosong hampa

Apa yang ada memang kan berakhir
Takkan berhenti
Akan ada lagi kehadiran yang tak tersentuh
Mengisi kekosongan yang tercipta

Tempat ini
Tempat sejuta rasa
Sesuatu yang ada akan hilang
Namun yang hilang kan terisi kembali

Sunday, September 5, 2010

Putih

Putih
Warna yang bersih
Warna yang suci
Warna yang polos
Warna yang jujur
Warna yang indah
Warna yang tulus
Warna yang tenang

Engkaulah inspirasiku
Ingin hatiku bersih sepertimu
Ingin pikiranku suci sepertimu
Ingin hidupku polos sepertimu
Ingin kataku jujur sepertimu
Ingin ragaku indah sepertimu
Ingin niatku tulus sepertimu
Ingin lakuku tenang sepertimu

Ah, putih, ingin diriku sepertimu

Gloom

Gloomy
Oh so gloomy this life
Watching all these little tiny things
Studying them
Doing the oh-so-incredible things

Yeah, yeah
I need you in my life
Let's work together to control my body
But you don't study about my whole body,
So I don't have to study you, right?

Gloomy
Sleepy
Oh, please.

Kisah Sebuah Benih

Di mana ini?
Begitu gelap
Dingin
sempit
Aku ingin keluar
Aku ingin menjadi lebih besar
Ingin kujejakkan kakiku dengan teguh
Akan kugunakan segala kekuatan
Untuk keluar dari sini

Ah!
Akhirnya aku dapat keluar!
Sungguh lega berada di luar
Udara begitu segar
Begitu hangat
Aku yakin akan dapat bertumbuh besar
Besar
Dan semakin besar hingga nanti

Ah...
Kini tubuhku telah kuat
Tanganku menjulang dengan perkasa
Kakiku teguh memeluk tanah
Ingin rasanya aku menyimpan
Segala rasa syukurku ini
Dalam bentuk yang indah
Dalam bentuk yang mungkin berguna bagi yang lain
Aku akan berbuah
Banyak dan banyak
Sehingga mereka pun senang

Aku akan hidup selama-lamanya.

Diriku Bukan Diriku

Aku tersenyum
Meski diriku bersedih

Aku tertawa
Meski diriku menangis

Aku mendengar
Meski diriku berkata

Aku memuji
Meksi diriku memaki

Aku memberi
Meski diriku meminta

Aku diam
Meski diriku berteriak

Inilah diriku
Namun yang diinginkan orang lain

Inlaih diriku
Namun bukan yang sesungguhnya

Inilaih diriku
Namun bukan yang kuinginkan

Inlah diriku
Namun bersembunyi di balik topeng

Inilah diriku
Namun bukan diriku
Siapa aku?

Cinta Obsesif (Cinta Pada KAPITAL)

Ke manakah engkau pergi, wahai kasihku?
Untukmu, akan kulakukan segala hal!

Cintaku ini takkan mudah dipadamkan
Ini adalah hal terindah, yang pernah terjadi dalam hidupku!
Nada-nada harmonis terlantun dari hatiku
Tersimpan di batin terdalam
Alangkah damai hatiku rasanya bila mengenangmu

Mati pun aku rela, jika dapat membuatmu tak pergi dariku
Aku tak bisa menjalani hidup ini tanpamu!
Temanilah aku sepanjang hidupku
Harapanku selalu setia bersamamu, wahai kasihku!

Hati ini tak tenang jadinya
Inti hidupku kosong jika tiada dirimu
Janganlah engkau pergi, tetaplah di sini
Aral melintang, segala hal pun tak dapat kulakukan tanpamu
Usai hidupku, tanpa keberadaan hatimu!

Tuesday, July 20, 2010

Teman Bukan Sahabat

Teman
Ialah orang yang kita kenal
Yang kita ketahui wajahnya
Yang melakukan sesuatu bersama kita
Yang sekedar menjadi pelengkap di hidup kita
Tak lebih dari itu

Lain lagi dengan sahabat
Ia adalah teman
Namun bukan hanya sekedar teman saja
Ia adalah teman
Yang kita kenal amat dekat
Yang dapat dipercaya
Yang bisa kita andalkan
Yang kita rela berkorban deminya
Yang rela berkorban demi kita
Yang kita cintai
Yang membawa kebahagiaan
Yang menjadi pembentuk diri kita
Yang dapat mengerti kita
Yang mendengarkan dan merasakan apa yang kita rasakan
Yang merupakan peran utama selain kita sendiri

Pertemanan hanya sementara
Hanya hingga waktu memisahkan
Hanya hingga tujuan tercapai
Namun
Persahabatan takkan berakhir selamanya
Meski waktu memisahkan, persahabatan takkan hilang
Meski tujuan telah tercapai, persahabatan akan semakin erat

Itulah indahnya persahabatan, kawan
Sahabat tak mudah dicari
Sedang teman tak berhingga banyaknya
Jagalah persahabatan yang telah kau miliki sebaik mungkin
Tiada yang dapat menggantikan indahnya persahabatan
Karena persahabatan akan kekal abadi
Selamanya

Monday, July 19, 2010

Sengsara Sebelum Mati

Aah...
Tiada kah yang dapat kuperbuat
Untuk mengubah nasibku ini?
Tinggal ku sendiri
Di atas ranjang ini...
Dosa apakah yang telah kuperbuat?

Hidup memang kejam
Seumur hidupku ku tlah banyak berbuat baik
Keluarga kuhidupi
Yatim piatu kusantuni
Tiada pernah ku melawan orangtua
Pula menyakiti hati yang lain
Namun kini ku berakhir di sini
Sendiri

Sungguh sakit hati ini
Yang kuminta hanyalah doa
Yang kuingin hanyalah perhatian yang tak banyak
Tapi lihat apa yang kudapat?
Tidak ada

Aah...
Rasanya akhirku sudah dekat
Sedikit lagi ku kan menemui Yang Esa
Akhirnya kesendirian ini habis sudah
Sungguh sengsara rasanya
Sebentar lagi ku takkan sendiri lagi
Di atas sana...
Aah...

Saturday, July 17, 2010

Kenyamanan yang Memabukkan (Melangkah Maju)

Kini ku masih berjalan
Sudah tak tahu berapa lama ku telah berjalan
Namun kunikmati penuh perjalanan ini
Perjalanan yang membentuk diriku ini
Kurasakan, dan benar kunikmati
Betapa nyaman perjalanan ini

Tiba-tiba, perjalanan semakin berat
Tujuannya sudahkah semakin dekat?
Kutengok lagi ke belakang
Betapa nyaman jalan yang telah kutempuh
Namun kini tak lagi demikian
Haruskah aku menyerah?

Tidak
Tidak, kukatakan pada diri sendiri
Angin semilir mengundangku untuk terus melangkah
Pun burung menyanyikan lagu demiku
Aku harus terus melangkah
Kurasakan, tujuan sudah di depan sana
Tidak mau aku kalah oleh halangan kecil
Tidak mau aku menyerah dari sebuah tantangan
Tidak mau aku mabuk oleh rasa nyaman

Ku akan terus melangkah
Terus, terus melangkah
Tidak tahu kapan kan berakhir
Namun ku kan terus melangkah maju

Wednesday, July 14, 2010

Bosan

Bosan aku jadinya
Mengerjakan semua yang bisa kukerjakan
Bosan aku jadinya
Mengetahui hal yang sudah pasti
Bosan aku jadinya
Melihat hal yang sama saja
Bosan aku jadinya
Hampa jadinya
Hidupku
Bosan
Se
ka
li
.