NB : Maaf kalo AGAK memaksa... Lagi tiba2 dapat inspirasi aja... :)
Dear sayangku,
Aku mencintaimu, dengan kuantor universal yang ada di diriku...
Ingin kubawakan, kuantor eksistensial dari bunga-bunga indah untukmu...
Dirimu, hanya pantas dikonjungsikan denganku sehingga kita bernilai kebenaran benar...
Dikonvers pun, tak apalah...
Tiada disjungsi lain yang pantas untukmu sayangku...
Janganlah kau pedulikan kalimat terbuka yang lain!
Atau jangan pernah kau pikirkan kemungkinan terjadinya kontraposisi, dan invers cinta kita!
Negasikanlah segala pernyataan yang tidak logis tentangku...
Semuanya itu, hanyalah kontradiksi!
Dari segala pernyataan logis yang ada...
Jika aku menyayangimu, maka engkau juga menyayangiku...
Janganlah biarkan pernyataan itu bernilai kebenaran salah, wahai sayangku...
Gunakan apapun yg engkau mau, baik itu Silogisme, Modus Ponens, dan Modus Tollens ...
Sehingga pernyataan cinta kita berdua, menjadi tautologi yang ekuivalen...
Kita hanya bisa berdua, untuk selamanya...
Jika dan hanya jika...
Engkau mau menerima cintaku...
Maukah engkau menerima cintaku?
Monday, February 9, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment